Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto
Apr2026
Dibuka
15 Kali
MOJOKERTO RAYA - Warga Kota dan Kabupaten Mojokerto diminta mewaspadai dampak cuaca ekstrem sampai pekan depan. BMKG memprakirakan potensi cuaca ekstrem meningkat seiring memasuki masa peralihan musim atau pancaroba.
Ketua Tim Kerja Meteorologi BMKG Juanda Andrie Wijaya mengatakan, saat ini wilayah Mojokerto telah memasuki masa pancaroba. Tepatnya, peralihan dari musim hujan ke musim kemarau. ’’Sebagian besar wilayah Jawa Timur, termasuk Mojokerto, sudah memasuki pancaroba. Peralihan ke musim kemarau relatif normal, tidak maju,’’ terangnya, kemarin.
Menurutnya, masa peralihan musim ini membawa dampak pada peningkatan cuaca ekstrem. Sehingga, dimungkinkan terjadi perubahan cuaca dan suhu secara drastis. Seperti yang semula panas terik namun beberapa saat kemudian turun hujan deras. ’’Potensi cuaca ekstrem lebih sering terjadi tetapi bersifat lokal atau topografi,’’ sebutnya.
Andrie menerangkan, cuaca ekstrem terjadi karena adanya sejumlah dinamika pada atmosfer. ’’Terutama adanya perbedaan suhu dan tekanan sehingga pertumbuhan awan konvektif atau cumulonimbus meningkat,’’ imbuhnya. Sehingga warga diminta mewaspadai cuaca ekstrem yang diprakirakan terjadi hingga beberapa hari kedepan.
Hujan intensitas sedang membayangi wilayah Mojokerto hingga pekan depan. Termasuk, bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor hingga angin kencang dampak cuaca ekstrem. ’’Kawasan pegunungan seperti Pacet dan Trawas waspadai potensi longsor dampak cuaca ekstrem,’’ tukas Andrie.
Sebelumnya, hujan deras disertai angin kencang melanda Kabupaten Mojokerto wilayah utara Sungai Brantas, Kamis (9/4) sore. Cuaca ekstrem mengakibatkan rumah warga tertimpa pohon tumbang di Dusun Tugurejo, Desa Mojojajar, Kecamatan Kemlagi. Atap genting hingga kanopi milik SDN Gembongan, Kecamatan Gedeg, turut ambrol terdampak cuaca buruk.

Data Populasi Desa Mojodowo, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto
Laki-laki : 1022 ORANG
Perempuan : 961 ORANG
TOTAL : 1983 ORANG
Laki-laki
Perempuan
BELUM MENGISI
TOTAL
KK
Dusun
Data APB Desa sebagai wujud transparansi Pemerintah Desa dalam mengelola keuangan
Rp 1.000.445.130,00
Rp 371.053.557,05
Rp 1.084.229.984,66
Rp 324.760.795,14
Rp 83.784.854,66
Rp 83.784.854,66
Rp 4.351.000,00
Rp 0,00
Rp 173.300.000,00
Rp 0,00
Rp 301.891.000,00
Rp 181.134.600,00
Rp 140.067.130,00
Rp 0,00
Rp 378.836.000,00
Rp 189.418.000,00
Rp 2.000.000,00
Rp 500.957,05
Rp 716.270.484,66
Rp 224.713.295,14
Rp 165.417.500,00
Rp 73.047.500,00
Rp 47.151.000,00
Rp 0,00
Rp 96.391.000,00
Rp 0,00
Rp 59.000.000,00
Rp 27.000.000,00
Detail

